Poliklinik Paru (Pulmonologi) adalah unit pelayanan medis yang berfokus pada diagnosis, pengobatan, dan pencegahan gangguan pada saluran pernapasan serta paru-paru. Layanan ini mencakup penanganan penyakit infeksi, non-infeksi, hingga gangguan pernapasan kronis.
Berikut adalah detail mengenai cakupan layanan di Poli Paru:
1. Fokus Pelayanan
Poli Paru menangani berbagai kondisi yang memengaruhi kemampuan bernapas dan pertukaran oksigen dalam tubuh. Dokter Spesialis Paru (Sp.P) berperan penting dalam manajemen penyakit menular (seperti TBC) serta pemulihan fungsi paru bagi pasien dengan riwayat gangguan pernapasan berat.
2. Kondisi yang Umum Ditangani
Beberapa penyakit atau gangguan yang menjadi fokus utama di poliklinik ini meliputi:
- Asma & Alergi Pernapasan: Manajemen penyempitan saluran napas jangka panjang.
- Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK): Gangguan napas yang biasanya berkaitan dengan riwayat merokok atau polusi.
- Infeksi Saluran Napas: Pneumonia (paru-paru basah), bronkitis, dan pleuritis.
- Tuberkulosis (TBC): Penanganan infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis hingga tuntas.
- Penyakit Paru Kerja: Gangguan paru akibat paparan debu atau zat kimia di lingkungan kerja.
- Kanker Paru: Skrining awal dan koordinasi penanganan tumor pada sistem pernapasan.
- Gangguan Tidur: Seperti Sleep Apnea (henti napas saat tidur).
3. Fasilitas & Tindakan Medis
Untuk mendukung diagnosis yang akurat, Poli Paru biasanya dilengkapi atau bekerja sama dengan unit penunjang untuk tindakan:
- Spirometri: Tes fungsi paru untuk mengukur volume dan kecepatan udara yang dihirup/diembuskan.
- Nebulisasi: Pemberian obat dalam bentuk uap untuk mengencerkan dahak atau melegakan saluran napas.
- Rontgen Thorax & CT Scan Paru: Pemindaian untuk melihat kondisi fisik paru-paru secara detail.
- Tes Sputum (Dahak): Pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi bakteri atau infeksi.
SPIROMETRI
Merupakan pemeriksaan untuk menilai obstruksi saluran napas paru, fungsi mekanik paru, dinding dada dan otot pernapasan.
Lalu, kapan harus tes spirometri?
Ketika merasa kesulitan bernapas yangmungkin saja disebabkan oleh gangguan pada paru-paru, seperti:
• Penyakit asma
• Penyakit paru restriktif
• PPOK (penyakit paru obstruktif kronis)
• Cystic fibrosis
• Fibrosis paru
Poli Paru
Melayani : BPJS Kesehatan & Umum
