POLI TERAPI WICARA, OKUPASI DAN FISIOTERAPI PEDIATRI

1. Terapi Wicara (Speech Therapy)

Layanan yang fokus pada penanganan gangguan komunikasi, bahasa, bicara, serta gangguan makan atau menelan pada anak.

  • Fokus Pelayanan: Mengatasi hambatan dalam memproduksi suara, kelancaran bicara, pemahaman bahasa, serta fungsi otot mulut.
  • Kondisi yang Ditangani: Keterlambatan bicara (speech delay), gagap, gangguan artikulasi (cadel berlebih), bibir sumbing, hingga masalah kesulitan mengunyah atau menelan makanan.
  • Tujuan: Meningkatkan kemampuan anak untuk mengekspresikan keinginan dan ide mereka serta memahami instruksi dari orang lain.

2. Okupasi Terapi (Occupational Therapy)

Layanan yang fokus pada pengembangan kemampuan anak untuk melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri dan meningkatkan fokus.

  • Fokus Pelayanan: Melatih keterampilan motorik halus (koordinasi tangan dan mata), pemrosesan sensorik, dan kemandirian dalam merawat diri.
  • Kondisi yang Ditangani: Gangguan pemrosesan sensorik, ADHD (hiperaktif), gangguan spektrum autisme, kesulitan menulis/mengancingkan baju, dan masalah koordinasi gerakan halus.
  • Tujuan: Membantu anak agar bisa beradaptasi dengan lingkungannya, baik di rumah maupun di sekolah, serta mampu melakukan aktivitas harian (makan, mandi, belajar) dengan terampil.

3. Fisioterapi Anak (Pediatric Physiotherapy)

Layanan yang fokus pada pengembangan kemampuan gerak kasar dan kekuatan fisik anak.

  • Fokus Pelayanan: Melatih keseimbangan, koordinasi motorik kasar, kekuatan otot, serta memperbaiki pola gerak yang salah.
  • Kondisi yang Ditangani: Keterlambatan motorik (belum bisa duduk/berdiri sesuai usia), Cerebral Palsy, kelainan bentuk kaki (kaki pengkor/X/O), pemulihan pasca-cedera, dan kelemahan otot.
  • Tujuan: Mengoptimalkan fungsi fisik agar anak dapat bergerak bebas sesuai tahapan usianya, mulai dari berguling, merangkak, hingga berjalan dan berlari.